SANGGAU – Wakil Bupati
Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., memimpin upacara peringatan Hari
Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di halaman Kantor Dinas Kesehatan
Kabupaten Sanggau, Rabu (12/11/2025).

Upacara berlangsung khidmat
dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua
DPRD Kabupaten Sanggau, pimpinan perangkat daerah, kepala instansi vertikal, direktur
rumah sakit, organisasi profesi kesehatan, organisasi wanita, serta ASN dan
tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Dalam kesempatan tersebut, Susana
Herpena bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri
Kesehatan Republik Indonesia, yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan
Hebat.” Tema ini, kata Susana, menjadi ajakan untuk memperkuat komitmen bersama
dalam membangun kesehatan masyarakat sebagai pondasi menuju Indonesia Emas
2045.

“Kita hanya memiliki dua
dekade lagi untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh menjadi generasi
yang sehat, tangguh, dan unggul. Kualitas kesehatan hari ini akan menentukan
peradaban bangsa di masa depan,” ujarnya membacakan sambutan Menteri Kesehatan.

Dalam amanat tersebut juga
disampaikan berbagai capaian transformasi kesehatan nasional yang telah dijalankan
selama empat tahun terakhir. Fokus pembangunan kesehatan kini tidak lagi
semata-mata pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan agar masyarakat
tetap sehat.

Transformasi layanan primer,
dengan 8.349 puskesmas telah menerapkan integrasi layanan primer dan prevalensi
stunting turun di bawah 20 persen.

Transformasi layanan rujukan,
dengan peningkatan mutu rumah sakit di seluruh kabupaten/kota untuk menangani
penyakit prioritas seperti jantung, kanker, stroke, dan uronefrologi.

Ketahanan kesehatan nasional,
melalui peningkatan produksi vaksin, obat, dan alat kesehatan di dalam negeri.

Pembiayaan kesehatan, di mana
98 persen penduduk telah tercakup dalam program Jaminan Kesehatan Nasional
(JKN).

Peningkatan SDM kesehatan,
dengan 61 persen puskesmas kini memiliki sembilan jenis tenaga kesehatan sesuai
standar.

Pemanfaatan teknologi
kesehatan, melalui integrasi data layanan kesehatan via aplikasi SATUSEHAT dan
penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis penyakit.

Selain itu, Menteri Kesehatan
juga menegaskan pentingnya transformasi budaya kerja di kalangan aparatur dan
tenaga kesehatan untuk mewujudkan birokrasi yang kompeten, akuntabel, dan
berorientasi pelayanan publik.

Usai membacakan amanat Menteri
Kesehatan, Wakil Bupati Sanggau menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga
kesehatan di Kabupaten Sanggau yang terus berjuang dalam meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan masyarakat, baik di rumah sakit maupun di puskesmas di
pelosok desa.

“Tenaga kesehatan kita adalah
ujung tombak pelayanan publik. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat,
memastikan layanan kesehatan dasar tetap berjalan dengan baik. Pemerintah
daerah berkomitmen terus memperkuat dukungan, baik dari sisi sarana, tenaga,
maupun pembiayaan,” ujarnya.

Susana juga menegaskan
pentingnya kolaborasi lintas sektor agar upaya peningkatan kesehatan masyarakat
dapat berjalan efektif.

Kesehatan bukan hanya urusan
tenaga medis, tapi menjadi tanggung jawab kita semua. Mari bersama membangun
kesadaran hidup sehat mulai dari keluarga, lingkungan sekitar, hingga ke
tingkat masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam penutupan upacara, Wakil
Bupati menyampaikan pesan optimisme agar momentum Hari Kesehatan Nasional
menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk terus melanjutkan gerakan
bersama menuju masyarakat Sanggau yang sehat dan sejahtera.

“Selamat Hari Kesehatan
Nasional ke-61. Dengan semangat generasi sehat, kita wujudkan masa depan hebat
— dari Sanggau untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Share.
Exit mobile version