Dua Strategi Pemkab Sanggau ‘Selamatkan’ Tenaga Honorer – Kalimantan Today


Foto–Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka.

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Pemda Sanggau berupaya mencari solusi terbaik bagi tenaga honorer. Satu sisi kehadiran mereka masih sangat dibutuhkan. Sisi lain, Pemerintah Pusat akan menghapus status tenaga honorer pada 2023.

Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka mengaku tengah memetakan potensi-potensi honorer yang ada untuk kemudian dilaporkan ke Kementerian PAN-RB. Ia pun mengungkapkan dua strategi untuk ‘menyelamatkan’ mereka.

“Kalau strategi lokal kita di Pemkab Sanggau kan kita ingin mereka semuanya bisa bekerja. Salah satunya kami mengusulkan formasi P3K dengan jumlah yang banyak sehingga mereka berpeluang mengisi kekosongan formasi itu. Saya secara intens minta ke mereka siap-siap mengikuti tes CAT dengan mengisi formasi yang ada,” ungkap Kukuh, Selasa (09/08/2022).

“Itu makanya kami lakukan pemetaan dulu, mana yang SMA dan mana yang S1. Karena untuk P3K itukan syaratnya minimal S1,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Kukuh, untuk yang belum S1 atau hanya setingkat SMA ataupun Diploma 3, jika normatif aturannya menyebut outsourcing maka mereka akan diakomodir melalui kontrak outsourcing.

“Ini strategi yang akan kita lakukan untuk menyelamatkan mereka. Inipun sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi juga. Jadi kami minta tenaga honor ini jangan khawatirlah, kami, pak Wakil dan utamanya pak Bupati pasti tidak akan tinggal diam, beliau memikirkan terus bagainana mereka-mereka ini masih bisa bekerja,” beber Kukuh. (Ram)