Bupati Sambas pastikan tidak ada intervensi seleksi pimpinan tinggi pratama



Pontianak (ANTARA) – Bupati Sambas, Kalimantan Barat, Satono memastikan tidak ada intervensi dalam berbagai hal terkait seleksi pimpinan tinggi pratama yang saat ini pesertanya sudah masuk tiga besar.

“Tim Seleksi ini menggunakan anggaran negara, jadi saya pastikan tidak ada intervensi apa pun apalagi sampai mengubah hasilnya. Percuma dibuat Tim Seleksi kalau hasilnya diubah oleh Bupati. Saya sepenuhnya percaya dengan Tim Seleksi,” ujarnya saat dihubungi di Sambas, Rabu.

Satono mengatakan percaya bahwa peserta yang telah melalui proses seleksi dan masuk tiga besar tersebut adalah yang baik dari yang terbaik. Dengan tidak melakukan intervensi apapun selama proses seleksi merupakan bentuk ketaatan birokrasi terhadap aturan perundang-undangan.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Sambas gelar Safari Ramadhan 1443 H di Paloh

“Kita harus jadi insan pemerintah yang taat undang-undang, menjunjung tinggi aturan dan regulasi. Apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Seleksi yang bekerja selama ini. Jangan sampai ada anggapan, Tim Seleksi ini hanya formalitas saja, kalau hanya formalitas, itu artinya tidak maju,” katanya.

Ia menambahkan bagus tidaknya sebuah lembaga dan organisasi pemerintahan itu tergantung kepada Sumber Daya Manusia (SDM) nya, karena itulah, proses seleksi menjadi sangat penting untuk melihat kompetensi, integritas dan kemampuan manajerial calon pimpinan.

“Selamat kepada para peserta yang masuk tiga besar dan ikutilah seleksi sesuai dengan ketentuan yang ada,” pesannya.

Baca juga: Pemkab Sambas akan mulai Safari Ramadhan 1443 Hijriyah

Sebelumnya, Satono melakukan pertemuan dengan peserta yang masuk tiga besar seleksi terbuka untuk 11 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Pertemuan di Aula Kantor Bupati Sambas tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ferry Madagaskar selaku Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas Tahun 2022 dan 32 orang peserta yang masuk tiga besar.

Baca juga: Bupati Sambas resmikan Kelenteng Fuk Tet Chi di Jawai Selatan
Baca juga: Pemerintah Sambas berkomitmen turunkan angka tengkes
Baca juga: Kelompok Pengelola Lada Batu Layar ikuti pelatihan kewirausahaan Diskumindag Sambas