Wabup Sanggau menghadiri HUT Ke 19 Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Pelantikan Pengurus PKBM Kab.Sanggau serta Penyerahan Izasah Kesetaraan


//DISKOMINFO-SANGGAU//


SANGGAU, Wakil Bupati Sanggau Drs Yohanes Ontot M.Si menghadiri HUT Ke 19 Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Pelantikan Pengurus PKBM Kab.Sanggau serta Penyerahan Izasah Kesetaraan, Jum’at (14/1/2022) 08:30 WIB.

Hadir pada pelaksanaan tersebut Drs Yohanes Ontot M.Si, Pasi Parsdim 1204/Sgu Mayor Kav Yudianto, Kasat Binmas Polres Sanggau AKP Priyono, Anggota DPRD Kab.Sanggau, Yeremias Marsilinus , Anggota DPRD Kab.Sanggau Epifania Ratih Kumala Dewi, DPW FK PKBM Provinsi Kalimantan Barat Pujiono, Ketua FK PKBM Kab.Sanggau Muhathir Muhammad, S.Kom.I. Sekretaris FK PKBM Kab.Sanggau Mulyadi, S.E.

Ketua Forum Komunikasi PKBM (Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dalam sambutannya Forum Komunikasi PKBM adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang mewadahi persatuan lembaga pkbm di seluruh indonesia. oleh sebab itu, sebagai lembaga pendamping atau advokasi bagi PKBM-PKBM yang ada di indonesia saya harap dapat selalu meningkatkan mutu lembaga dalam melayani masyarakat marjinal yang belum terlayani secara pendidikan formal.

Tantangan pendidikan formal semakin hari semakin berat, seiring dengan semakin derasnya arus informasi, canggihnya teknologi dan globalisasi serta kondisi dua tahun terakhir adanya pandemi covid 19 sangat berimbas pada dunia pendidikan kita.

Selama pandemi covid 19, terjadi trend penurunan hasil belajar, anak-anak yang dirumahkan dengan sistem belajar daring mereka ada yang sudah bekerja bahkan menikah, ditemukan pula kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan psikologis karena mungkin terjadi penurunan kemampuan ekonomi orang tua maka banyak anak-anak kita yang putus sekolah. boleh jadi selama pandemi covid 19 sebagian anak-anak kita bekerja kemudian ketika dipanggil kembali ke sekolah mereka tidak kembali karena sudah menikmati penghasilan dari pekerjaannya dan mungkin akan sayang kalau dilepaskan sehingga untuk anak-anak ini terpaksa tidak bisa menempuh jenjang selanjutnya.

PKBM memiliki 3 sasaran pokok pertama akses pendidikan yang tinggi, mutu yang belajar dan akses tinggi, hasil yang pkbm merata, bisa pendidikan berimprovisasi punya keleluasan, bisa berinovasi, dan bisa fokus terhadap potensi anak ini lah keunggulan PKBM untuk menjawab “anak saya bisa apa”, mari kita didik anak-anak kita, keberhasilan anak manusia tidak hanya dari jenjang pendidikan formal saja, kita antar anak-anak kita kepada kehidupan yang lebih baik, dan itu bisa terjadi, hanya jika pendidikannya baik.

Wakil Bupati Sanggau dalam sambutannya baru saja kita saksikan pelantikan pengurus forum komunikasi PKBM Kabupaten Sanggau, untuk itu saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sanggau menyambut baik dan saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik harapan saya agar pengurus forum komunikasi pkbm yang baru ini dapat berbuat lebih banyak dan lebih baik lagi demi kemajuan dan kemaslahatan ummat, disamping itu saya mengharapkan agar forum

setelah pelantikan pengurus komunikasi ???? Kabupaten Sanggau, saudara-saudara mampu menyusun program dan kegiatan inovatif untuk terus menjaring seluruh lapisan masyarakat, baik yang putus sekolah ataupun yang belum memiliki kesempatan bersekolah agar memiliki ketertarikan dan keinginan menjadi warga belajar di satuan pendidikan non formal PKBM.

selain itu, agar forum PKBM dapat merancang kegiatan-kegiatan pelatihan keterampilan dan kecakapan hidup yang dapat meningkatkan keterampilan warga masyarakat. Tujuannya, agar mereka dapat membuka usaha sendiri atau berwirausaha, sehingga berdampak pada perekonomian secara khusus dan peningkatan ekonomi guna mengsukseskan 7 brand image sanggau. kami selaku Pemerintah Kabupaten Sanggau akan terus mendukung program PKBM di masa yang akan datang.

tidak lupa pula kami sampaikan selamat kepada warga belajar PKBM Desa Nusantara yang pada hari ini menerima izasah kesetaraan, jadikanlah selembar kertas izasah itu sebagai bekal yang berharga untuk memberdayakan diri mencapai kemandirian.