Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau Berpesan Agar Terkait Data Di Aplikasi SIDOMPU Harus Update, Akurat Dan Valid


//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Sanggau melaksanakan evaluasi pendataan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Sistem Informasi Data Orang Miskin Terpadu (SIDOMPU). Kegiatan di pusatkan di Aula Kantor Camat Kembayan, Kamis (2/12/2021).

“Dalam kegiatan pendataan DTKS dan SIDOMPU ini ada beberapa poin yang ingin kami pesankan kepada para kades, yakni untuk petugas yang mendata, menginput data DTKS dan di aplikasi SIDOMPU agar data yang benar-benar akurat dan valid,” pesan Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto ketika diwawancarai, Kamis (2/12/2021).

Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto juga sampaikan agar yang mendata dan menginput data tersebut tidak mengada-ngada, akan tetapi sesuai dengan realita yang ada.

“Sehingga apabila data sudah akurat dan valid masuk di aplikasi SIDOMPU sebagai penyaring untuk kita masukan ke aplikasi SIKS-NG yang merupakan aplikasi dari Kemensos RI. Maka data tersebut masuk dengan akurat dan akhirnya nanti apapun kebijakan dari Kemensos, ataukah misalkan memberi bantuan maka kita sudah siap dan dapat menyalurkan bantuan dengan tepat sasaran (masyarakat yang membutuhkan),” ujarnya.

Dirinya juga berharap supaya para kades sebagai supervisor untuk selalu mengawasi dan mendukung verifikasi DTKS.

“Yang dimana sekarang sudah menunjukkan kemajuan dalam verifikasi dari data orang miskin Kabupaten Sanggau sebanyak 125 ribu sampai hari ini sudah 121 ribu hasil verifikasi. Sehingga ada data-data yang lalu barang kali selisih antara 125 ribu dengan 121 ribu ini, maka itulah barang kali yang tidak tepat sasaran. Nah, ini kita lihat ada kemajuan dan oleh karena itu kita berterima kasih. Untuk aplikasi SIDOMPU ini awalnya untuk pendataan terkait kesejahteraan sosial, misalnya kemiskinan, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), disabilitas, lansia terlantar, akan tetapi akan kita kembangkan kedepan untuk menjadi database Kabupaten Sanggau. Artinya data kependudukan Kabupaten Sanggau, sehingga semua penduduk Kabupaten Sanggau baik itu miskin, kaya dan yang lainnya maka itu masuk ke data SIDOMPU dan disitu nanti kita bisa memilah mana yang miskin, yang kaya atau mata pencahariannya, kemudian pendidikannya,” kata Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto.

Maka lanjut Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto, ketika kita mau ambil kebijakan apakah itu berupa bantuan maka kita tidak repot lagi turun ke lapangan untuk mendata.

“Sehingga kita sudah tahu, ketika kita buka di aplikasi SIDOMPU tersebut dan klik di dusun atau desa mana yang memang layak menerima bantuan kita sudah tahu. Harapan kami juga data di SIDOMPU itu oleh operator di desa minimal di update setiap bulan dan bahkan setiap minggu. Kenapa? Agar data tersebut tetap update, akurat dan valid,” harapnya.

Dirinya juga sampaikan kecamatan yang hadir dalam kegiatan evaluasi pendataan DTKS dan SIDOMPU untuk wilayah 2 ini sebanyak 8 kecamatan.

“Yakni kecamatan yang hadir untuk wilayah 2 ini ada 8 kecamatan, diantaranya; Kecamatan Kapuas, Kecamatan Jangkang, Kecamatan Bonti, Kecamatan Sekayam, Kecamatan Beduai, Kecamatan Noyan, Kecamatan Entikong dan Kecamatan Kembayan. Nah, hari ini para camat beserta kades hadir, artinya komitmen mereka dalam mendukung aplikasi SIDOMPU ini sudah terbangun,” sambungnya.

Penulis         : Alfian