HARI PERTAMA OPERASIONAL MPP KABUPATEN SANGGAU PASCA BANJIR – DPMPTSP


//DPMPTSP KAB. SANGGAU//

Banjir yang sempat merendam area perumahan warga, pasar, perkantoran, dan fasilitas umum di beberapa titik lokasi di kota Sanggau menyebabkan warga yang berada pada lokasi terdampak banjir terpaksa harus mengungsi. Pemerintah Daerah juga sudah mengantisipasi situasi dengan mendirikan posko untuk bantuan korban terdampak banjir dan juga menyiapkan area untuk warga yang mengungsi. Salah satu fasilitas publik yang terdampak banjir adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sanggau yang terletak di Jalan Pasar Rawa Bangun Kelurahan Ilir Kota. Akibat banjir tersebut, MPP terendam air sehingga pelayanan yang dilaksanakan di area lantai dasar terpaksa ditutup untuk sementara waktu dan dialihkan ke kantor atau unit pelayanan masing–masing.

Senin, 22 November 2021, MPP Kabupaten Sanggau resmi beroperasi kembali pasca banjir yang melanda kota Sanggau beberapa pekan belakangan. Dalam beberapa hari pasca air mulai surut, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sanggau, Drs. Alipius, M.Si, kemarin telah mengarahkan jajarannya untuk mempersiapkan agar MPP bisa segera beroperasional kembali mengingat tingginya animo masyarakat sebagai pengguna layanan di MPP.

Menurut pantauan petugas pengelola MPP, sudah terdapat beberapa unit layanan yang telah melaksanakan layanan kembali di MPP pasca banjir. Adapun masih ada beberapa unit layanan yang masih belum melaksanakan layanannya di MPP karena mengkin terkait hal teknis dimana dalam penyelenggaraan layanannya menggunakan perangkat atau jaringan yang mungkin masih dalam tahap penyiapan.

Adapun unit layanan yang sudah beroperasi diantaranya DPMPTSP, DUKCAPIL, Dinas Perhubungan, DPCKTRP, Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan, PT. PLN UP3, PDAM, PT. POS Indonesia, Polres, Samsat dan Disporapar.

Saat kegiatan apel senin pagi di kantor DPMPTSP yang berlokasi di Jalan RE. Martadinata nomor 70 Kelurahan Tanjung Kapuas, Sekretaris DPMPTSP, Ir. Zaenal selaku pengelola MPP menerangkan bahwa untuk fasilitas pendingin ruangan/AC di MPP akan segera diadakan pemeliharaan dari pihak pelaksana. “Pasca banjir untuk sementara AC belum bisa kita aktifkan, karena harus diservis dahulu setelah kemarin sebagian perangkat AC tersebut sempat terendam air. Sambil menunggu teknisi yang akan datang dalam 2 atau 3 hari ini, kita tetap operasionalkan MPP sesuai arahan Kadis.” Terang beliau.

Saat ini, unit layanan yang tergabung di MPP ada sebanyak 20 unit, dan akan bertambah 1 lagi, yaitu Pengadilan Agama. Diharapkan semua unit layanan yang telah tergabung di MPP dapat segera aktif kembali sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. (RS)