Paroki St Petrus dan Paulus Sekadau Tunggu Arahan Keuskupan Sanggau Terkait Pembukaan Gereja

Keuskupan Sanggau Keluarkan Petunjuk Praktis Hidup Dalam Tatanan Normal Baru, Sekadau Juga Terapkan



TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Uskup Keuskupan Sanggau Mrg. Giulio Mencucini CP mengeluarkan pedoman umum untuk pelayanan kehidupan Umat Katolik di Keuskupan Sanggau.

Terkhusus mengenai tata cara pelayanan-pelayanan Sakramental dan Administratif di lingkungan gereja yang masuk dalam wilayah Keuskupan Sanggau.

Satu diantaranya adalah gerakan Katolik St Petrus dan Paulus Sekadau.

Dalam surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Uskup Keuskupan Sanggau, dijelaskan pedoman itu dikeluarkan setelah Pemerintah Pusat melonggarkan peraturan pembatasan aktivitas sosial.

Polres Sekadau Tingkatkan Kemampuan dan Kesehatan Personel dengan Latihan Beladiri

Dengan mengeluarkan surat edaran sebagai Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman covid di Masa Pandemi virus corona (lih. SE Menag No. SE 15 Th 2020), dan Arahan Presiden tanggal 15 Mei 2020 tentang Prosedur Standar Hidup Dalam Tatanan Baru (New Normal).

“Pedoman ini dirumuskan sebagai acuan bersama, dengan harapan para pastor di paroki bersama Dewan Pastoral Paroki bisa mempelajari, lalu mempertimbangkan, dan kemudian mengambil keputusan yang tepat dan perlu untuk wilayah yang digembalakannya hingga ke kampung-kampung, tanpa mengabaikan pedoman pemerintah daerah dan kewaspadaan akan pandemi yang masih belum berlalu,” jelas Uskup Sanggau melalui surat edarannya tentang petunjuk praktis Hidup Dalam Tatanan Baru.

Dalam petunjuk praktis tersebut disampaikan sejumlah ketentuan yang berlaku selama masa New Normal.

Ketentuan-ketemtuan dapat dilihat di masing-masing Gereja Katolik di lingkungan Keuskupan Sanggau. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak